sebuah arti kehidupan

Kau yang menentukan takdirmu ,jadi kenapa harus bingung ? Mau kemana engkau kelak :)

SKRIPSI BOY

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

In Footbaal

memikirkan bagaimana caranya sukses lebih penting, daripada memikirkan dia yang tak memikirkanmu (? ???)9

I LOVE MY SELF

hidupi yang anda katakan, katakan yang anda hidupi

waktumu sudah habis

Hadiah terbesar yg diberikan Allah adalah Cinta orangtuamu kepadamu

Pages

Senin, 16 April 2012

Prinsip individualisme dalam islam

Pertama, setiap muslim harus beramal sholeh sebagai bukti dari keimananya kepada Allah STW. Dengan amal yang sholeh, seorang muslim bukan hanya bisa menunjukan kebenaran keimanan yang dimilikinya, tetapi juga bisa membawa pada kehidupan yang bermakna dan bermanfaat, serta membahagiakan kehidupanya dunia dan akhirat. Oleh karna itu, ketika seseorang ingin beramal sholeh atau ingin melakukan perbuatan baik, ia tidak boleh bergantung pada orang lain dalam arti mau melakukan kebaikan bila orang lain melakukanya. Sedangkan ia mau melakukan keburukan bila orang lain melakukan hal itu, padahal, seharusnya ia selalu beramal sholeh secara optimal dan tidak akan melakukan hal hal yang tidak dibenarkan Allah dan Rosulnya meskipun orang lain melakukanya. Dengan demikian, beramal itu sangat bersifat pribadi sehingga masing masing orang harus beramal sholeh tanpa dipengaruhi oleh orang lain, meskipun dalam islam ada amal amal yang memerlukan keterlibatan orang lain , bahkan semakin banyak semakin baik nilainya seperti pelaksanaan sholat berjamaah lima waktu. Manakala setiap muslim memiliki prinsip individualisme seperti ini, maka ia akan menjadi pelopor dalam suatu kebaikan, dan masing masing muslim bisa menjadi cermin untuk bisa menunjukan kekurangan saudaranya guna di perbaiki Kedua pahala untuk diri sendiri seorang muslim yang telah beramal sholeh tentu ada pahala yang akan diperolehnya. Pahala itu untuk dirinya sendiri, bukan untuk orang lain , karenanya agak aneh bila seorang muslim tidak mau beramal sholeh karena berharap mendapat kiriman pahala amal sholeh yang dilakukan orang lain, khususnya ketika ia sudah meninggal dunia. Disamping itu agak aneh juga bila ada orang beramal sholeh tapi pahalanya hendak diberikan kepada orang lain, bgaikan orang yang sudah cukup atau malah kelebihan pahala. Padahal untu bisa mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan akhirat, seseoran gharus membawa nilai yang sebanyak banyaknya. Yang harus dilakukan seorang muslim terhadap muslim lainya, terutama muslim yang telah meninggal dunia, sebenarnya bukan mengirim pahala, tetapi mendoakanya agar diampuni, diluaskan kuburnya dan dimasukan kedalam surga, karna sangat berbeda makna antara mengirim doa dengan mengirim pahala. Mengirim doa berarti memohon kepada Allah SWT agar orang yang sudah meninggal diampuni dan dimasukan kedalam surga serta amal sholehnya dietrima Allah SWT sedangkan mengirim pahala berarti pahala dari amal yang kita lakukan diberikan kepada orang lain Tegasnya masing masing orang memperoleh pahala berdasarkan amal yang dilakukanya demilkian pula halnya dengan dosa yang akan didapatnya. Allah SWT berfirman,                 286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya Oleh karna itu masing masing orang harus memiliki semangat yang tinggi dalam beramal sholeh. Semakin banyak amal shaleh yang dilakukanya, semakin banyak pula nilai pahala yang akan diperoleh oleh orang orang yang melakukanya, meskipun ia sudah tidak beramal lagi dengan sebab sebab tertentu. Ini merupkan saham dalam amal yang pahalanya tetap bis mengalir, meskipun ia sudah meninggal dunia. Bahkan, Allah SWT melipat gandakan nilai pahala amal yang dilakukan oeh hamba hambaNya. Allah SWT berfirman,        160. Barangsiapa membawa amal yang baik, Maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya Ketiga, yang menjadi prinsip individualisme dalam islam adalah setiap orang bertanggung jawab atas amal yang dilakukanya, didunia dan di Akhirat nanti, manusia harus bertanggung jawab atas amalnya. Bila seseorang diajak orang lain berbuat maksiat lalu dia betul mengikutinya, maka ia harus bertanggung jawab atas perbuatanya itu bahkan dia tidak bisa menyalahkan orang lain atas apa yang dilakukanya termasuk menyalahkan orang yang mengajaknya, karena orang itu sudah jelas salah dia kan mendapatkan bagian dari dosa yang besar dari kesalahanya itu. Bahkan dalam kehidupan di akhirat nanti setan yang mengajak manusia pada kesesatan tidak mau disalahkan oleh manusia, tapi justru manusia harus menyalahkan dirinya sendiri. Hal ini disebutkan dalam Al – Quran                               22. Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) Telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah Telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun Telah menjanjikan kepadamu tetapi Aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) Aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca Aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Dari keterangan ini terasa sekali betapa semangat individualisme harus dimiliki dalam arti tidak ada toleransi dalam perbuatan dosa, karena setiap orang yang berdosa harus bertanggung jawab atas dosanya, dan tidak bisa melimpahkan kepada oranglain, manusia telah diebrikan oleh Allah SWT pendengaran , penglihatan dan hati atau akal fikiran untuk bisda membedakan mana yang benar dan salah, karenanya wajar bila Allah SWT akan memminta pertanggungjawaban meskipun ia hanya ikut ikutan Allah SWT berfirman,         •          36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. Dalam kehidupan akhirat nanti, manusia tidak mengelak dari pengadilan Allah SWT sebagai konsekuensi dari pertanggungjawaban atas amal amal yang lakukanya. Bahkan manusia tidak lagi berbohong untuk mengakui kesalahanya atau dosa yang dilakukanya di dunia karena dirinyapun bersaksi atas semua itu. Didalam Alqur’an Allah SWT berfirman             65. Pada hari Ini kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Didalam ayat lain, Allah SWT mengemukakan bahwa kulitpun menjadi saksi atas apa yang dilakukan manusia di dunia. Firman Allah SWT dalam kaitan ini berbunyi,      •    •             19. Dan (Ingatlah) hari (ketika) musuh-musuh Allah di giring ke dalam neraka, lalu mereka dikumpulkan semuanya. 20. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang Telah mereka kerjakan. Kesimpulanya adalah sedapat mungkin kita harus mengajak orang lain untuk beramal sholeh. Namun bila mereka tidak mau, hal itu tidak menjadi alasan bagi kita untuk tidak mau beramal sholeh. Karena masing – masing orang harus melakukan amal sholeh, kalau seseorang sudah punya tiket untuk pergi kesuatu negara dengan pesawat tebang, terserah dia untuk datang atau tidak kebandara pesawat bila saatnya pesawat harus terbang, maka orang yang tidak kebandara akan ditinggalkanya. Semua berpulang pada masing – masing orang. Begitulah memang dfalam masalah amal didfalam islam

Sabtu, 31 Desember 2011

makalah aliran rekontruksionisme

BAB I PENDAHULUAN Filsafat Pendidikan merupakan suatu bidang studi yang banyak mendapat perhatian dari kalangan ilmuwan. Hal ini disamping peranannya yang sangat amat setrategis dalam ranka meninkatkan sumber daya manusia, juga karna didalam pendidikan terdapat berbagai masalah yang kompleks yang membutuhkan penanganan segera. Bagi mereka yang akan terjun kedalam dunia pendidikan harus memiliki wawasan yang cukup tentang pendidikan dan memiliki kemampuan mengembankan sesuai dengan tuntutan zaman. Dalam filsafat modern dikenal beberapa aliran-aliran diantaranya aliran rekontrusionisme di zaman modern ini banyak menimbulkan krisis di berbagai bidang kehidupan manusia terutama dalam bidang pendidikan dimana keadaan sekarang merupakan zaman yang mempunyai kebudayaan yang terganggu oleh kehancuran, kebingungan dan kesimpangsiuran. Untuk mengatasi krisis kehidupan modern tersebut aliran rekonstrusionisme menempuhnya dengan jalan berupaya membina konsensus yang paling luas dan mengenai tujuan pokok dan tertinggi dalam kehidupan umat manusia. Oleh karena itu pada aliran rekonstruksionisme ini, peradaban manusia masa depan sangat di tekankan. di samping itu aliran rekonstruksionisme lebih jauh menekankan tentang pemecahan masalah, berfikir kritis dan sebagainya. Pokok bahasan Dalam pokok bahasan kita, didalam menkaji model aliran filsafat moderen. Bahwa dalam aliran filsafat moderen, pada kesempatan ini kita akan membahas tiga hal yang penting pada aliran filsafat yaitu: Pertama, Latar belakang lahirnya aliran rekonstruksionisme, kedua, Pandangan rekonstruskionisme dan penerapannya dibidang pendidikan. Ketiga, Teori pendidikan rekonstruksionisme. Semua hal ini dikaji agar tidak ada kesalahan didalam memahami makna dan tujuan dari pada, aliran filsafat moderen, dan dapat tercapai sesuai dengan apa yang kita harapkan. BAB II PEMBAHASAN A. Latar belakang Aliran rekonstruksionisme Rekonstruksionisme berasal dari bahasa inggris Reconstruct yang berarti menyusun kembali. Dalam konteks filsafat pendidikan aliran rekonstruksionisme adalah suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. Pada dasarnya aliran rekonstruksionisme sepaham dengan aliran perenialisme bahwa ada kebutuhan anam mendesak untuk kejelasan dan kepastian bagi kebudayaan zaman modern sekarang (hendak menyatakan krisis kebudayaan modern), yang sekarang mengalami ketakutan, kebimbangan dan kebingungan. Tetapi aliran rekonstruksionisme tidak sependapat dengan cara dan jalan pemencahan yang ditempuh filsafat perenialisme. Aliran perenialisem memilih jalan kembali ke alam kebudayaan abad pertengahan. Sementara itu alliran rekonstruksionisme berusaha membina suatu konsensus yang paling luas dan paling mungkin tentang tujuan utama dan tertinggi dalam kehidupan manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut, rekonstruksionisme berusaha mencari kepepakatan semua orang mengenai tujuan utama yang dapat mengatur tata kehidup manusia dalam suatu tatanan baru seluruh lingkungannya, maka melalui lembagai dan proses pendidikan. Rekonstruksionisme ingin merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang sama sekali baru. Rekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari gerakan progresivme, gerakan ini lahir didasari atas suatu anggapan bahwa kaum progresif hanya memikirkan dan melibatkan diri dengan masalah-masalah masyarakat yang ada pada saat sekarang ini. Rekonstrusionisme di pelopori oleh George Count dan Harold Rugg pada tahun 1930 yang ingin membangun masyarakat baru, masyrakat yang pantas dan adil.tokoh- tokoh aliran rekonstruksionisme yaitu Caroline pratt, George count, dan Harold rugg. Progresifisme yang dilandasi pemikiran Dewey dikembangkan oleh Kilpatrick dan Jhon Child, juga mendorong pendidikan agar lebih sadar terhadap tanggung jawab sosial. Namun mereka tidak sepakat dengan Count dan rugg bahwa sekolah harus melakukan perbaikan masyarakat yang spesifik. Kaum progresif lebih suka menekankan tujuan umum pertumbuhan masyarakat melalui pendidikan . aliran ini berpendapat bahwa sekolah harus mendominasi atau mengarahkan perubahan (rekonstruksi) pada tatanan sosial saat ini. Usaha rekonstruksionisme sosial yang diupayakan Brammeld didasarkan atas suatu asumsi bahwa kita telah beralih dari masyarakat agraris pedesaan kemasyarakat urban yang berteknologi tinggi namun masih terdapat suatu kelambatan budaya yang serius yaitu dalam kemampuan manusia menyesuaikan diri terhadap masyarakat teknologi. Hal tersebut sesuai dengan pandangan Count bahwa apa yang diperlukan pada masyarakat yang memiliki perkembangan teknologi yang cepat adalah rekonstruksi masyarakat dan pembentukan serta perubahan tata dunia baru. B. Pandangan rekonstruksionisme dan penerapannya di bidang pendidikan Aliran rekonstruksionisme berkeyakinan bahwa tugas penyelamat dunia merupakan tugas semua umat manusia atau bangsa. Oleh karena itu pembinaan kembali daya intelektual dan spiritual yang sehat akan membina kembali manusia melalui pendidikan yang tepat atas nilai dan norma yang benar demi generasi sekarang dan generasi yang akan datang sehingga terbentuk dunia baru dalam pengawasan umat manusia. Aliran ini memiliki persepsi bahwa masa depan suatu bangsa merupakan suatu dunia yang diatur, diperintah oleh rakyat secara demokratis dan bukan dunia yang dikuasasi oleh golongan tertentu. sila-sila demokrasi yang sungguh bukan hanya teori tetapi mesti menjadi kenyataan sehingga dapat diwujudkan suatu dunia dengan potensi-potensi teknologi, mampu meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran serta keamanan masyarakat tanpa membedakan warna kulit, keturuanan, nasionalisme, agama (kepercayaan) dan masyarakat bersangkutan. George counts sebagai pelopor rekonstruksionisme dalam publikasinya Dare the school build a new sosial order mengemukakan bahwa sekolah akan betul- betul berperan apabila sekolah menjadi pusat bangunan masyarakat baru secara keseluruhan, dan kesukuan (rasialisme). masyarakat yang menderita kesulitan ekonomi dan masalah-masalah sosial yang besar merupakan tantangan bagi pendidikan untuk menjalankan perannya sebagai agen pembaharu dan rekonstruksi sosial dari pada pendidikan hanya mempertahankan status qua dengan ketidaksamaan-ketidaksamaan dan masalah-masalah yang terpendam di dalamnya. Sekolah harus bersatu dengan kekuatan buruh progresif, wanita, para petani, dan kelompok minoritas untuk mengadakan perubahan-perubahan yang diperlukan. Counts mengkritik pendidikan progresif telah gagal menghasilkan teori kesejahteraan sosial dan mengatakan sekolah dengan pendekatan child centered tidak cocok untuk menentukan pengetahuan dan skill sesuai dalam abad dua puluh. C. Teori Pendidikan Rekonstruksionisme Tujuan Pendidikan 1. Sekolah-sekolah rekonstruksionis berfungsi sebagai lembaga utama untuk melakukan perubahan sosial, ekonomi dan politik dalam masyarakat. 2. Tugas sekolah-sekolah rekonstruksionis adalah mengembangkan ”insinyur-insinyur” sosial, warga-warga negara yang mempunyai tujuan mengubah secara radikal wajah masyarakat masa kini. 3. Tujuan pendidikan rekonstruksionis adalah membangkitkan kesadaran para peserta didik tentang masalah sosial, ekonomi dan politik yang dihadapi umat manusia dalam skala global, dan mengajarkan kepada mereka keterampilan-keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Metode pendidikan Analisis kritis terhadap kerusakan-kerusakan masyarakat dan kebutuhan-kebutuhan programatik untuk perbaikan. Dengan demikian menggunakan metode pemecahan masalah, analisis kebutuhan, dan penyusunan program aksi perbaikan masyarakat. Kurikulum Kurikulum berisi mata-mata pelajaran yang berorientasi pada kebutuhan-kebutuhan masyarakat masa depan. Kurikulum banyak berisi masalah-masalah sosial, ekonomi, dan politik yang dihadapi umat manusi, yang termasuk di dalamnya masalah-masalah pribadi para peserta didik sendiri; dan program-program perbaikan yang ditentukan secara ilmiah untuk aksi kolektif. Struktur organisasi kurikulum terbentuk dari cabang-cabang ilmu sosial dan proses-proses penyelidikan ilmiah sebagai metode pemecahan masalah. Pelajar Siswa adalah generasi muda yang sedang tumbuh menjadi manusia pembangun masyarakat masa depan, dan perlu berlatih keras untuk menjadi insinyur-insinyur sosial yang diperlukan untuk membangun masyarakat masa depan. Pengajar Guru harus membuat para peserta didik menyadari masalah-masalah yang dihadapi umat manusia, mambatu mereka merasa mengenali masalah-masalah tersebut sehingga mereka merasa terikat untuk memecahkannya. Guru harus terampil dalam membantu peserta didik menghadapi kontroversi dan perubahan. Guru harus menumbuhkan berpikir berbeda-beda sebaga suatu cara untuk menciptakan alternatif-alternatif pemecahan masalah yang menjanjikan keberhasilannya. Menurut Brameld (kneller,1971) teori pendidikan rekonstruksionisme ada 5 yaitu: a. Pendidikan harus di laksanakan di sini dan sekarang dalam rangka menciptakan tata sosial baru yang akan mengisi nilai-nilai dasar budaya kita, dan selaras dengan yang mendasari kekuatan-kekuatan ekonomi, dan sosial masyarakat modern. b. Masyarakat baru harus berada dalam kehidupan demokrasi sejati dimana sumber dan lembaga utama dalam masyarakat dikontrol oleh warganya sendiri. c. anak, sekolah, dan pendidikan itu sendiri dikondisikan oleh kekuatan budaya dan sosial. d. Guru harus menyakini terhadap validitas dan urgensi dirinnya dengan cara bijaksana dengan cara memperhatikan prosedur yang demokratis e. Cara dan tujuan pendidikan harus diubah kembali seluruhnya dengan tujuan untuk menemukan kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan krisis budaya dewasa ini, dan untuk menyesuaikan kebutuhan dengan sains sosial yang mendorong kita untuk menemukan nilali-nilai dimana manusia percaya atau tidak bahwa nilai-nilai itu bersifat universal. f. meninjau kembali penyusunan kurikulum, isi pelajaran, metode yang dipakai, struktur administrasi, dan cara bagaimana guru dilatih. BAB III PENUTUP Kesimpulan Rekonstruksionisme berasal dari bahasa inggris Reconstruct yang berarti menyusun kembali. Dalam konteks filsafat pendidikan aliran rekonstruksionisme adalah suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. maka dari itu rekonstruksionisme berusaha mencari kesepakatan semua orang mengenai tujuan utama yang dapat mengatur tata kehidup manusia dalam suatu tatanan baru seluruh lingkungannya, maka melalui lembagai dan proses pendidikan. Rekonstruksionisme ingin merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang sama sekali baru. DAFTAR PUSTAKA Jalaluddin dan Abdullah Idi, Filsafat Pendidikan.Jakarta: Gaya Media Pratama, 2002 Mudyarhardjo Redja, Pengantar Pendidikan, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2004 Syam Muhammad Noor, Filsafat Penidikan dan Dasar Filfasat Kependidikan Pancasila, Surabaya : Usaha Nasional, 1986 Sadulloh, Uyoh, Pengantar Filsafat Pendidikan, Bandung : Alfabeta 2003 Zuhairini, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara, 2004 http:// neneng- halimah- unindra2b.blogspot.com/2008/6/filsafat pendidikan.htm

Rabu, 28 Desember 2011

Harmoni Diri

Saat syahadatku sebatas ucapan Saat sholatku sebatas gerakan Saat shoumku sebatas kewajiban Saat hajiku sebatas kebanggaan Saat itu pula. . . . Kesia-siaan terbesar ada pada diriku Saat islamku sebatas pakaian Saat imanku sebatas ucapan Saat ihsanku sebatas pengetahuan Saat itu pula. . Ada penipuan terbesar dalam diriku Saat itu kematian dianggap hanya cerita Saat neraka dianggap hanya berita Saat siksa dianggap hanya kata Saat itu pula . . . Kesombongan terbesar ada padaku Saat takdir dianggap tak mungkin Saat hidup dianggap mustahil Saat tuhan dianggap nihil Saat itu pula. . . Kedurhakaan terbesar dalam diriku Bukankah aku memiliki hati? Bukankah aku memiliki jasmani? Dan bukankah aku memiliki jakal budi? Maka harmoniskanlah semuanya, ya Robbi Semata hanya untuk_MU

Rabu, 21 Desember 2011

Pesonamu

Tahukah kamu betapa pesona dirimu telah mengikat erat hatiku, Bayangan wajahmu selalu mengiringi setiap langkahku, Seandainya aku mampu ingin kuhapus semua bayangmu dari benakku Ingin rasanya menjauh darimu Namun nyatanya. . . aku tak kuasa Diantara rindu yang kerap menyapa Sungguh aku tak berdaya. . . mengusir sakitnya mencinta, Andai kau tau cinta itu hanya ada untukmu

Minggu, 18 Desember 2011

Ada Apa denganmu Perempuanku?

Tidakkah kau lihat langit begitu cerah? Tidakkah kau rasakan udara yang berhembus perlahan, sungguh segar dan membuat nyaman. Bukankah kau selalu jatuh cinta pada pagi yang hangat? Rasakan, pagi ini matahari pun mengajakmu kembali dalam pelukannya yang hangat, burung-burung bernyanyi riuh, seakan rindu akan senandungmu. Tapi, mengapa kulihat kabut dimatamu? Duh, seandainya saja kau membutuhkan tempat untuk berbagi, mengapa tidak kau percayai aku? Berbagilah denganku, jangan ragu untuk berbagi duka itu, jangan sungkan untuk membagi nestapa itu. Perempuanku, aku ingin melihatmu tersenyum, aku ingin mendengarmu tertawa. Aku ingin melihat kau bercanda kembali seperti hari-hari lalu yang pernah terlewati. Tersenyumlah padaku, tertawalah bersamaku, bercandalah denganku, karena luka itu akan segera berlalu. Bukankah setiap kita tak pernah luput dari salah dan khilaf, lalu mengapa kau salahkan diri atas semua duka yang kini singgah dalam kehidupanmu? Tak ada gunanya untuk bersikap seperti itu terus menerus, berjuanglah untuk bangkit. Ia tahu jika kau menyesal, Ia paham kau merasa berdosa, dan kau pun tahu bahwa Ia Maha Pengampun. Percayalah, Ia sangat menyayangimu, seperti ia menyayangi yang lainnya. Jangan merasa diperlakukan tidak adil, jangan merasa hina, dirimu adalah pribadi yang mandiri yang tidak bisa disamakan dengan orang lain. Kau mungkin tidak memiliki kecantikan, mungkin juga tidak punya kepandaian, atau bahkan kau mungkin tidak berharta, bisa juga kau tidak bergelar apapun, tapi bukankah kau selalu berusaha untuk mencintaiNya, kau selalu belajar agar selalu dekat denganNya? Aku tahu kau tak pernah berhenti mengingatNya, dalam setiap napas selalu kau sebut namaNya. Adakah yang lebih penting dari mencintaiNya dengan sungguh-sungguh? Adakah yang lebih penting dari mendapatkan cintaNya? Karena itu perempuanku, saat hatimu terluka, atau saat hidupmu terasa sempit, aku tahu kau mengerti bagaimana menghadapi luka, bagaimana cara menyikapi kesempitan, meski saat ini kau merasa terpuruk, merasa sendiri, merasa tak ada yang peduli, tak ingatkah kau? Bahwa Ia selalu bersamamu. Ayolah perempuanku, saatnya kini untuk bangkit, untuk berjuang melawan kesempitan, saatnya kembali tersenyum ketika pagi tiba, saatnya kembali memulai hari dengan semangat. Biarkan luka itu menempa dirimu menjadi kuat, menjadi tegar, menjadi tangguh.

Sabtu, 17 Desember 2011

Kenapa kok The_virgin

ketika the virgin menjadi trendseteer di indonesia, ketika itu memang banyak remaja menjadikan kiblat untuk mengikuti trend yaitu gaya rambut, sepatu, kaos, celana, bahkan asesoris kalung, gelang juga sampai tindik telinga dan bibir. Menjadi trend terbaru remaja indonesia. Karna dianggap katrok dan tidak gaul ketika tidak mengikuti mode perkembangan zaman yaitu yang tidak aneh maka dianggap cupu dan ketinggalan zaman, ketika itu para remaja semakin tampil gaul dengan berbagai perubahan yang memang kadang lucu, tampilan gelang besar, anting besar, rambut merah kuning hijau, sudah mirip pelangi di langit yang biru (lagu pelangi-pelangi). Tapi ketika itu aku ndak mau di bilang katrok dan ketinggalan zaman, makanya aku juga mulai suka dengan the_virgin, dara dan mita memang pasangan unik yang menghebohkan ketika itu, terlepas dari ketertarikan pada dara mojang bandung yang memang tidak bisa di pungkiri lagi cantik dan manis, kemudian mita yang macho dan pinter maen gitar. Yang kemudian mereka berdua di poles oleh boss besar bang Dani untuk membawakan lagu melo seru cinta terlarang, tapi yang membuat aku menjadikan the_virgin sebagai salah satu warna dalam hidupku adalah karna the_virgin ini adalah makna dari sebuah kesucian wanita yang belum terjamah oleh laki – laki, dikatakan masih orisinel kalau bahasa mesinya, kemudian perdana kalau kata konter hp untuk no yang baru, atau mungkin belum second dan masih gress kalau bahasa penjualan, Maka kata the_virgin yang aku ambil adalah makna filosofis tersebut, yaitu untuk memandangnya sebagai evaluasi bagi keseharianku bahwa sejatinya manusia itu dalam keadaan fitrah, yaitu suci maka kita tidak boleh mengotori - kehidupan kita ini dengan sesuatu yang tercela lagi buruk juga membuatnya kotor sehingga memudarkan kesucian tadi. Menjadikan sesuatu yang akrab ditelinga kita itu sebagai alarm yang akan selalu mengingatkan kita pada apa yang telah kita persepsikan dalam memandang sesuatu tersebut, mulai saat itulah the_virgin bagi saya adalah sebuah acuan untuk selau memandang bahwa kita adalah manusia suci yang haruslah kita menghargai kehidupan kita dengan tetap menjaga kesucian itu sehingga kita pada waktunya nanti kembali tetap pada apa yang menjadi harapan Allah, kita sebagai makhluknya Seiring berjalanya waktu maka zaman pun harus dapat membantu kita berpikir apa yang orang lain tidak pikirkan maka dengan demikian kita akan menjadi diferent person, dengan itu pula kita akan dapat menikmati hidup kita lebih indah dengan kita mampu memberi makna lebih serta makna berbeda terhadap apa yang ada di depan kita, itulah saatnya kita manfaatkan nikmat terbesar Allah kepada kita yaitu nikmat berpikir yang membedakan manusia dengan makhluk Allah lainya

Kamis, 15 Desember 2011

manusia adalah malaikat dunia ini, ketika dalam fitrahnya manusia adalah makhluk paling sempurna yaitu yang lebih mulia dari pada jin yang terbuat dari api bahkan malaikat yang terbuat dari cahaya, malaikat di dunia kami katakan karna manusialah yang harus senantiasa menyegarkan kebajikan kebajikan dalam kehidupan di dunia ini, yaitu mengharumkan ajaran Allah di bumiNya ini dengan penuh ketaatan,sebelumnya malaikat adalah makhluk Allah yang paling taat karna memang di ciptakanya hanya untuk mentaati Allah, dan tidak akan ada sidikitpun penyelewengan atas itu, tetapi harga dari semua itu akan lebih mahal, harga ketaatan manusia yaitu makhluk Allah yang bersemayam dalam dirinya Nafsu, nafsu adalah bagian terbesar dari godaan syaitan, karna itulah manusia yang dalam keadaaan yang demikian kemudian mereka mampu menghadapinya dan bisa menjaga ketaatanya, itulah manusia yang berada dalam kesempurnaan,